Selasa, Desember 02, 2008

Empat Pilar Belajar

Belajar mengetahui berkenaan dengan perolehan, penguasaan dan pemanfaatan informasi. Dewasa ini terdapat ledakan informasi dan pengetahuan. Hal itu bukan saja disebabkan karena adanya perkembangan yang sangat cepat dalam bidang ilmu dan teknologi, tetapi juga karena perkembangan teknologi yang sangat cepat, terutama dalam bidang elektronika, memungkinkan sejumlah besar informasi dan pengetahuan tersimpan, bisa diperoleh dan disebarkan secara cepat dan hampir menjangkau seluruh planet bumi. Belajar mengetahui merupakan kegiatan untuk memperoleh, memperdalam dan memanfaatkan pengetahuan. Pengetahuan diperoleh dengan berbagai upaya perolehan pengetahuan, melalui membaca, mengakses internet, bertanya, mengikuti kuliah, dll. Pengetahuan dikuasai melalui hafalan, tanya-jawab, diskusi, latihan pemecahan masalah, penerapan, dll. Pengetahuan dimanfaatkan untuk mencapai berbagai tujuan: memperluas wawasan, meningkatakan kemampuan, memecahkan masalah, belajar lebih lanjut, dll.

Jacques Delors (1996), sebagai ketua komisi penyusun Learning the Treasure Within, menegaskan adanya dua manfaat pengetahuan, yaitu pengetahuan sebagai alat (mean) dan pengetahuan sebagai hasil (end). Sebagai alat, pengetahuan digunakan untuk pencapaian berbagai tujuan, seperti: memahami lingkungan, hidup layak sesuai kondisi lingkungan, pengembangan keterampilan bekerja, berkomunikasi. Sebagai hasil, pengetahuan mereka dasar bagi kepuasaan memahami, mengetahui dan menemukan.


Pengetahuan terus berkembang, setiap saat ditemukan pengetahuan baru. Oleh karena itu belajar mengetahui harus terus dilakukan, bahkan ditingkatkan menjadi knowing much (berusaha tahu banyak).


2. Belajar berkarya (learning to do)

Agar mampu menyesuaikan diri dan beradaptasi dalam masyarakat yang berkembang sangat cepat, maka individu perlu belajar berkarya. Belajar berkarya berhubungan erat dengan belajar mengetahui, sebab pengetahuan mendasari perbuatan. Dalam konsep komisi Unesco, belajar berkarya ini mempunyai makna khusus, yaitu dalam kaitan dengan vokasional. Belajar berkarya adalah balajar atau berlatih menguasai keterampilan dan kompetensi kerja. Sejalan dengan tuntutan perkembangan industri dan perusahaan, maka keterampilan dan kompetisi kerja ini, juga berkembang semakin tinggi, tidak hanya pada tingkat keterampilan, kompetensi teknis atau operasional, tetapi sampai dengan kompetensi profesional. Karena tuntutan pekerjaan didunia industri dan perusahaan terus meningkat, maka individu yang akan memasuki dan/atau telah masuk di dunia industri dan perusahaan perlu terus bekarya. Mereka harus mampu doing much (berusaha berkarya banyak).


3. Belajar hidup bersama (learning to live together)


Dalam kehidupan global, kita tidak hanya berinteraksi dengan beraneka kelompok etnik, daerah, budaya, ras, agama, kepakaran, dan profesi, tetapi hidup bersama dan bekerja sama dengan aneka kelompok tersebut. Agar mampu berinteraksi, berkomonikasi, bekerja sama dan hidup bersama antar kelompok dituntut belajar hidup bersama. Tiap kelompok memiliki latar belakang pendidikan, kebudayaan, tradisi, dan tahap perkembangan yang berbeda, agar bisa bekerjasama dan hidup rukun, mereka harus banyak belajar hidup bersama, being sociable (berusaha membina kehidupan bersama)


4. Belajar berkembang utuh (learning to be)Tantangan kehidupan yang berkembang cepat dan sangat kompleks, menuntut pengembangan manusia secara utuh. Manusia yang seluruh aspek kepribadiannya berkembang secara optimal dan seimbang, baik aspek intelektual, emosi, sosial, fisik, maupun moral. Untuk mencapai sasaran demikian individu dituntut banyak belajar mengembangkan seluruh aspek kepribadiannya. Sebenarnya tuntutan perkembangan kehidupan global, bukan hanya menuntut berkembangnya manusia secara menyeluruh dan utuh, tetapi juga manusia utuh yang unggul. Untuk itu mereka harus berusaha banyak mencapai keunggulan (being excellence). Keunggulan diperkuat dengan moral yang kuat. Individu-individu global harus berupaya bermoral kuat

Baca Selanjutnya.....

Rabu, November 26, 2008

Arti Cinta Bagi Remaja, Jejaka dan Ordesa

Jatuh Cinta sejuta rasanya…..setiap orang pasti pernah jatuh cinta dan kayaknya pengen selalu jatuh cinta….Mengapa…?! Karena cinta itu membawa gairah….Maka cinta itu bukanlah monopoli para remaja (teenage) atau gadis-jejaka saja….tetapi orang dewasa (ordesa) kadang-kadang masih membutuhkan untuk jatuh cinta lagi…..bukan untuk apa-apa….hanya sebagai selingan hidup saja……tanpa berniat mengganggu kehidupan keluarga…..just mempertahankan gairah saja….

Bagi setiap lelaki……Ada bermacam-macam jenis cinta…..ada cinta monyet, cinta nafsu, cinta tulus, cinta suci……Walau demikian cara pandang lelaki remaja, jejaka (wes wektune nikah) dan orang dewasa (ordesa) bisa berbeda-beda….Maka dari itu berhati-hatilah wahai kaum wanita, jangan sampai kamu terjebak dalam pusara cinta…..Berhati-hatilah juga wahai kaum lelaki, jangan sampai mangsamu mengendus cara pandangmu……

  1. Cinta Monyet

Remaja : hanya berani memandang dari kejauhan….tanpa berani mendekat…..dia tersenyum saja rasanya sudah luar biasa

Jejaka : Hanya saling gerayang-gerayangan saja saat duduk sebelahan di Bus Semarang-Jakarta….saat aku turun…kamu hanya memandangku di kejauhan dengan tersenyum…..puas….

Ordesa : Hanya ketemu dan kenalan di sebuah hotel…..ngobrol dengan ayik….kemudian bercinta semalaman sampai puas….esoknya check out….tanpa niatan untuk ketemuan lagi…..

  1. Cinta Gombal

Remaja : Kamu cantik, menarik, pintar lagi….tapi kita khan temen maen sejak kecil…kalo kita pacaran khan sepertinya gengsi banget gitu….kayak gak ada wanita lain di dunia ini…

Jejaka : Sebenarnya sih aku demen tetapi kayaknya sifat kita banyak yang gak cocok….hingga kalo kita pacaran malah bikin sakit hati….so…kiss and date saja ya….?!

Ordesa : Sebenarnya kamu adalah temen bergulat yang paling asyik di tempat tidur…. sayang kita ketemunya saat kamu sudah bersuami dan aku sudah beranak dua….so….selingkuhan saja ya…..?!

  1. Cinta Buta

Remaja : Sudah terlanjur cinta maka aku terima kamu apa adanya…..

Jejaka : Sudah terlanjur cinta, anak ibu kost pun tak apa-apa…..

Ordesa : Making Love sambil lampu dimatikan supaya gak kelihatan tubuhmu yang sudah kendor…..

  1. Cinta Nafsu

Remaja : ciumanmu hangat dan lembut….bikin selalu ketagihan……

Jejaka : tubuhmu hangat dan lembur saat tak pakai baju…..bikin selalu ketagihan….

Ordesa : Muka setan rasa ketan….bikin selaluketagihan…….

  1. Cinta Harta

Remaja : Yang penting Heppy, apalagi bisa jalan-jalan dan makan-makan gratis segala….

Jejaka : Yang penting Heppy, apalagi bisa SSK (sex-sex kecil) sambil nonton segala…. (nikmatnya nonton bisokop sama sang pacar…..)

Ordesa : Yang penting Heppy, apalagi bisa making love tidak pake bayar segala…..

6. Cinta Gila

Remaja : setiap ketemu dia selalu minta disayang-sayang

Jejaka : setiap ketemu dia selalu minta kissing and kissing every day....

Ordesa : Gila semalem bisa 3 kali show man.…

Cinta Gagal Atau Gagal Cinta

Remaja : Kamu itu cewek matre…..mentang-mentang dia lebih kaya….

Jejaka : Kamu goblok bener….masa milih orang sudah geblek jelek lagi……

Ordesa : Kamu sembrono banget….masa kencan sekali aja ketahuan suami……

Cinta Romantis

Remaja : Saat kau duduk didekatku…..dunia serasa berhenti berputar….

Jejaka : Saat kau duduk disampingku…tanganku berputar gerayangan kemana-mana……

Ordesa : Saat kau duduk dipangkuanku…..sialnya kau malah pakek celana panjang…..(coba kalo pakek rok…..)

  1. Cinta Tulus

Remaja : pertama kali bertemu hati berdebar tak menentu….

Jejaka : pertama kali bertemu, syahwatku bergetar melihat tubuh mulusmu….

Ordesa : pertama kali bertemu, kau serahkan segala-galanya bagiku…dan asyiknya kau tidak minta bayaran……..

  1. Cinta Suci


Remaja :
Cinta adalah memberi….tanpa mengharap tuk memiliki….
Jejaka :
Cinta adalah memberi….tanpa berusaha memiliki (karena kamu sudah punya pacar….yang penting heppy dan wes bathi…..)
Ordesa :
Cinta adalah memberi……tanpa harus menuntut di belakang hari…. (soalnya kita khan sudah punya anak, suami dan istri….)

  1. Cinta Total

Remaja : Apa yang kau minta pasti kuberikan…..asalkan kau jatuh dalam pelukanku….

Jejaka : Apa yang kau minta pasti kuberikan….asalkan kau berikan apa yang kumau…..(terutama keperawananmu…..)

Ordesa : Apa yang kau minta pasti kuberikan….asalkan kau bersedia menggugurkan kandunganmu……(soalnya aku gak mau punya anak dari istri orang….)

12. Cinta Sempurna

Remaja : Jatuh cinta dengan seseorang yang menjadi idaman hati……

Jejaka : Jatuh cinta dengan seseorang yang akhirnya menjadi suami istri…

Ordesa : Jatuh cinta dengan seseorang tanpa ikatan resmi dan asyiknya tidak pernah ketahuan sang istri dan suaminya……aman…..aman…….


Baca Selanjutnya.....